Hijrah Hati menuju taqwa, menelusuri jejak sang idola, kecil dibina, remaja terjaga, muda bersahaja, keluarga bahagia, tua sejahtera, meninggalkan dunia untuk surga,.. InsyaAllah

maritime tourism, Historical heritage and cultural resource in Suak Gual, Indonesia (wisata bahari, sejarah dan budaya di pulau mendanau bangka belitung )

Pesona mercusuar tanjung lancor dari laut Pesona pariwisata dan khasanah alam budaya memiliki prospek yang cukup potensial untuk me...

Ekspedisi Nusantara Jaya, Bersama Membangun Negeri Laskar Pelangi Bangka Belitung


"Akan sampai pada sebuah karya besar, Meskipun hasil dari langkah-langkah kecil"

Indonesia memiliki kebanggan alam  dan budaya yang sangat besar, pada dasarnya hal tersebut mampu menjadikanya sebagai penompang kuat untuk menambah pembangunan bangsa ini.
Salah satunya  daerah yang kaya dengan alamnya adalah Kepulauan Bangka Belitung. Provinsi  yang menghadirkan beragam pulau ini Memiliki keindahan alam yang sangat menjanjikan untuk dinikmati, Aroma pariwisata yang sangat terasa dikawasan tersebut membuat negeri laskar pelangi ini menempatkan dirinya sebagai daerah tujuan wisatawan yang mendunia.

Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman berupaya kembali merajut, menjangkau dan merapatkan seluruh daerah dan pulau terdepan Indonesia dengan menghadirkan kembali kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya. Setelah sukses di dua tahun sebelumnya kegiatan ini kembali digelar dengan pengembangan yang lebih baik, Salah satunya di wilayah sumatera.  Pada Tahun 2015 yang merupakan tahun perdana ENJ hanya melaksanakan sekitar 3 rute keberangkatan diwilayah sumatera ( Aceh, Sumatera barat dan Kepulauan Riau ), ditahun kedua terjadi peningkatan dengan bertambahnya daerah keberangkatan ( Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Bengkulu ), sementara itu ditahun ketiga hampir seluruh daerah di pulau sumatera menjadi target pelaksanaan ENJ ( Aceh, sumbar, sumut, riau, bengkulu, sumsel,babel, lampung) 

(Tulisan ini belum selesai )



Pengumuman Seleksi CPNS 2017

Assalamualaikum, apakabar para pencari kerja ?
hati sedang galau karena website kementerian tidak bisa dibuka ?
sabar, nggak usah dongkol, jengkel atau bahkan memaki.

website kementrian tidak bisa diakses karena sedang tumbang karena ada jutaan visitor yang berkunjung sekaligus, sehingga website tersebut down.


namun tenang saja, ada beberapa teman yang telah berhasil mendownload hasil pengumuman seleksi administrasi cpns kemenkum dan ham tersebut.
dan izinkan saya berbagi dengan teman2.

sebaimana kita ketahui bahwa ada sekitar 1.146.853 pendaftar di kemenkumham dan 30.715 di MA. sementara itu kursi yang dperebutkan sebanyak 19.210 terdiri dari 17. 962 di kemenkumham dan 1.684 di MA.

Para pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berhak mengikuti pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan CAT BKN. SKS di kemenkumhan dan MA ini dijadwalkan akan berlangsung pada september 2017.

silahkan download disini

Surat Pengumuman
Download

untuk klasifikasi sarjana dan dokter
pengumuman seleksi administrasi cpns kemenkumham 2017

untuk tingkat D3 / SMA sederajat

wilayah aceh
Download

Wilayah Bangka Belitung
Download

Wilayah Bali
Download

Wilayah Banten
Download

Wilayah Bengkulu
Download

Wilayah DKI Jakarta
Download

Wilayah Gorontalo
Download

Wilayah Jawa Barat
Download

Wilayah Jambi
Download

Wilayah Jawa tengah
Download

Wilayah JATIM
Download

Wilayah KALBAR
Download

Wilayah KALSEL
Download

Wilayah KALTENG
Download

Wilayah KALTIM
Download

Wilayah Kepri
Download

Wilayah Lampung
Download

Wilayah Maluku Utara
Download

Wilayah Maluku
Download

Wilayah NTB
Download

Wilayah NTT
Download

Wilayah Papua Barat
Download

Wilayah Papua
download

Wilayah Riau
Download

Wilayah SULBAR
Download

Wilayah SULSEL
Download

Wilayah SULTENG
Download

Wilayah SULTRA
Download

Wilayah SULUT
Download

Wilayah Sumbar
Download

Wilayah SUMSEL
Download

Wilayah SUMUT
Download

Wilayah Yogyakarta
Download



kalau ada kesalahan jangan laporkan saya ke pak pulisi ya, saya hanaya ingin berbagi.
dan ada baiknya peserta tetap memantau website resmi kementrian terkait.



https://www.mahkamahagung.go.id

sekali lagi saya ingin mengucapkan selamat, dan selamat berjuang dalam tahapan seleksi selanjutnya. (jangan tanya saya lulus atau tidak, karna saya tidak mendaftar. hehe)

yang bermasalah dengan proses pengunduhan silahkan tinggalkan alamat email di kolom komentar.

wassalamamualaikum

Rumah Tahfidz Programmer

Mahasuci Allah yang telah membukakan hati, membukakan pikiran serta memudahkan langkah  kaki saya untuk mengikuti sebuah program luar biasa di Rumah Tahfidz Alqur’an dan Programmer.

Sepertinya ini sebuah janji yang memang harus dibayarkan, ketika kuliah saya selalu berangan-angan untuk bisa merasakan dan memperbaiki diri dengan menghafal ayat-ayat suci Alqur'an, berbagai alasan pun muncul, kesibukan kuliah, kesibukan organisasilah, dan alasan-alasan lain yang coba syaitan munculkan untuk menjauhi rencana tersebut. namun, berakhirnya masa studi tidak membuatku lupa akan keinginan tersebut bahkan syaitan yang kali ini tidak memiliki alasan untuk menggagalkan yang kedua kalinya.

Rumah tahfidz Qur'an dan Programmer merupakan inovasi baru yang menggabungkan materi menghafal Al Qur'an 60% dan Programmer 40 %. ada 3 tahapan seleksi yang harus dilewati untuk bisa berada diprogram ini, seleksi pertama yaitu seleksi administrasi online, Tes Kedua tes bakat online, dan ketiga yaitu Tes Wawancara secara langsung ( Tes Hafalan (sudah diberitahukan ketika tes sebelumnya), tes baca Al Qur'an dan Tes Dasar Programmer).

Dari Sekian banyak calon santri Alhamdulillah 10 orang peserta dinyatakan lulus. kenapa hanya 10 orang ? karena memang kuota terbatas hanya untuk 10 orang peserta. program ini free alias gratis, makan, loundry, penginapan, laptop, wi-fi, dan berbagai jenis jajanan gratis diberikan oleh panitia.
itu sih kalimat penyemangat.
yang membuat hati ini sempat down adalah target 10 juz untuk satu santri atau minimal 5 juz harus dipegang oleh tiap santri. sebuah kalimat pembuka di acara penerimaan dan pelepasan santri menuju asrama. bukan hanya itu tiap santri harus bisa membuat 1 aplikasi android dan akan dipresentasikan di akhir/ wisuda ( ujian sarjana kedua kalinya nih, hahaha).

berbagai metode menghafal diberikan, untuk mempermudah tiap santri boleh memilih metode yang paling mudah untuknya.
setiap hari jam 3 dini hari seluruh siswa sudah harus bangun dan berada di masjid untuk melaksanakan sholat Tahajud, uniknya setiap malam yang menjadi imam adalah santri itu sendiri secara bergantian. dan parahnya dalam 1 kali rakaat bacaan Al qur'an yang harus dibaca minimal 1 halaman, jadi dalam 1x sholat tahajud 1 lembar bacaan. bayangkan dong kalau hafalan sudah mulai menipis, triqul ( al ikhlas, al alaq, dan annas ) pun menjadi sasaran empuk yang penting satu halaman. hahaha.
selesai sholat tahajud mulai lah berperang untuk menghafal hafalan baru, kemudian disetorkan ketika akan tiba adzan subuh, begitu juga selepas sholat subuh.

kelas programmer seperti menjadi obat penenang dalam program ini, bagaimana tidak, fasilitas 1 santri 1 laptop plus jaringan internet. karena dalam proses pembelajaran pengembangan aplikasi android ini memang memerlukan jaringan internet. jadi ya anggap saja itu hiburan, meskipun ada larangan untuk membuka jejaring sosisal tapi tetap saja. you know lah.

godaan- godaan kecil dan besar mulai berdatangan, mencuri-curi waktu utuk melihat dunia luar, bertanya-tanya kapan bisa keluar dan lain-lain. kami seakan menjadi bayi didalam rahim yang ingin keluar dengan berbagai cara. namun tahukah kalian kenyataan setelah saya keluar ? saya hanya si kecil nan cengen yang terus menangis, entah itu tangisan bahagia atau bahkan mungkin saja itu tangisan  ketakutan karena melihat hingar bingarnya dunia ini.

Dulu saya berpikir bahwa penghafal Al Qur’an itu hanyalah orang-orang tertentu yang memiliki daya ingatan kuat, seorang anak dari ustad ataupun ulama yang setiap harinya dijejali dan diajari ilmu Al Qur’an. Namun, setelah berada di Rumah Tahfidz dan Programmer yang di sponsori oleh Laznas Chevron, Yayasan Al Bayan yang bekerjasama dengan Politeknik Caltex Riau dan Baitul Qur’an Riau, saya banyak belajar dan paham bahwa sesungguhnya semua orang bisa menghafal Al Qur’an asalkan ada kesungguhan didalam hatinya.
Berada disini mengajarkan saya tentang makna sesungguhnya siapa penghafal Al Qur’an itu. Saya menarik sebuah garis kesimpulan yaitu “para penghafal adalah para orang-orang penjaga yang harus senantiasa menjaga hafalannya hingga maut menjemputnya. Bukan hanya menghafal melalui kepala melainkan juga hatinya, sehingga akan terintegrasi kedalam aliran darah yang mengalir keseluruh jiwa dan raganya”.

Banyak sebagian orang yang melayangkan pertanyaan “bagaimana cara menghafal Alqur’an ?”. Menghafal itu ibarat merajut, susah jika belum terbiasa. Seperti halnya orang yang ingin bisa menaiki sepeda, orang yang ingin bisa memasak dan lain lain.semua hal yang kita inginkan namun tidak pernah kita coba maka kita keinginan tersebut hanyalah akan menjadi wacana saja.

Dimulai dari membiasakan bersama Al Qur’an, kemudian kita akan merasa mendapatkan kenyamanan bersamanya, dan InshaAllah kesenangan, keberkahan dan ketentraman akan mengikuti.

aku mulai rindu saat dimana aku tidak diberi kesempatan untuk melihat dan memikirkan tentang dunia. akan tetapi, sebuah pesan memang harus disampaikan kepada yang lainnya. meskipun itu hanya satu ayat saja.


daily activity di rumah tahfidz qur'an
jam 03.00- 03.45 : ziyadah ( menambah hafalan baru)
jam 03.45 - 04.00 : setor hafalan baru
jam 04.00 - 05.00 : sahur dan subuh
jam 05.00 - 06.45 : ziyadah
jam 06.45 - 07.00 : setor hafalan baru
jam 07.00 - 07.30 : mandi
jam 07.30 - 12.00 : dhuha, ziyadah dan setor hafalan baru
jam 13.00 - 15.30 : programmer
jam 16.00 - 17.00 : muraja'ah ( setor hafalan dari awal sampai baru)
jam 18.00 - 21.00 : buka puasa, magrib, isya, tarawih
jam 21.00 - 22.30 : ziyadah / muraja'ah
jam 22.30 -22.25 : laporan jumlah tilawah dan hafalan dalam 1 hari
jam 23.00 - 03.00 : istirahat


special to Santri Rumah Tahfidz and Programmer
1. Darfi Sultoni ( Institut Teknologi Sepuluh November ITS Surabaya)
2. Fadhel  Pangestu S
3. Faruq Aziz Saputra
4. M. Abdul Azis ( Universitas Islam Riau)
5. M. Arif Maulana
6. M. Zahid Farel Fathanadim
7. Muhammad Redho
8. Nurilham Prayuda
9. Argadian Yoga Praditya (Universitas Riau)
10. Muhammad Kurnia
11. Salman Abdullah

Thanks to 30 santri tahfidz non programmer
and
Ustad Ilham

Pulang (?)


Hujan mei telah memamerkan diri pada pukul delapan pagi ketika aku ingin bergegas memulai hari. aku tak pernah tahu jika sepertinya dua musim telah sepakat berdamai untuk hadir bertemu silih berganti tanpa ada jeda panjang yang memisahkan mereka. seperti halnya ketidaktahuanku tentang penantian yang akhirnya berakhir di stasiun kereta beberapa saat lalu. namun, aku tak ingin larut menilik-nilik. menginterpretasi probabilitas yang penuh ketidakpastian.bukankah hidup menjadi lebih menarik jika beberapa hal tidak terjelaskan.? menegangkan dan misterius.
dan rasanya memang kita ditakdirkan untuk tidak pernah mengerti beberapa hal. namun, satu hal yang kita tahu, bahwa setiap hal yang terjadi bukan tanpa karena suatu alasan.

pagi ini, aku memilih membuka pagi dengan duduk disamping jendela bersama  secangkir teh yang tersaji, disebuah ruang perawatan rumah sakit di jantung kota. sosok perempuan di stasiun itu terlihat lemas. emosi, kebencian, kemarahan dan kesedihan yang tak lagi terbendung, membangkitkan penyakit yang ia derita.

"Dunia jadi lebih indah jika diamati dari balik jendela," jelasku tanpa ditanya
ia mengangguk sekali dan mengangkat dagunya. Ditatapnya kosong kearah cangkir dihadapannya. ekspresi datar dan dingin.
"besok, kamu sudah bisa kembali pulang," ucapku.
Kedua matanya menghujam mataku. Ada marah yang tersimpan disana tapi  jiwanya terlihat lebih tenang dari hari sebelumnya
"Aku hanya mau mereka berdamai, memperbaiki semuanya, dan menjadikan rumah itu layak untuk pulang, Hanya itu!" Ucapnya dengan suara menahan tangis.
aku memilih tidak memberikan komentar. Lalu, kuangkat cangkir teh mendekati bibirnya dan diteguknya sekali.
"Aku selalu siap untuk pulang. Selalu siap memberikan hati pada rumah teraman dan damai,..," lanjutnya
"Kamu harusnya memilih,. Bukan menunggu..,"jawabku membuatnya bingung.
"Apa yang harus aku pilih , ketika pilihannya adalah paksaan?" Balasnya.
aku menggeleng. Bukan karena aku tidak bisa menjawab pertanyaan, tetapi karena bagiku  pertanyaannya adalah pertanyaan yang bukan untuk dijawab
"apa yang kamu ketahui tentang kehilangan,? kamu belum merasakannya" suaranya tersedak tangis
"aku memang tidak merasakannya," jawabku singkat. aku tahu, bahwa ia selalu ingin pulang. Ia selalu inginkan pulang kerumahnya sendiri dan menjadikan rumahnya sebagai istana teraman untuknya. namun sayang.

" 23 tahun aku bersama sebuah keluarga, tapi sampai saat ini rasanya aku tidak memiliki keluarga itu, memiliki dan kehilangan adalah dua hal yang belum pernah aku rasakan,  dan itulah salah satu alasanku datang ke kotamu ini" jawabku dingin, sedingin udara yg menembus sela-sela jari yang tertempel di kaca jendela



bersambung...




#Ruang Masa Depan

Perempuan di Stasiun



Aku Menarik nafas lega saat melihat bangku tunggu di peron dua yang masih kosong. ku lirik jam stasiun didekatnya, pukul sepuluh kurang lima belas. masih lima belas menit lagi sebelum kereta datang ke stasiun ini.

setelah mengibas bangku dengan jaket, aku duduk. menyesap pelan-pelan atte yang kubeli dari minimarket dekat sekitas stasiun. Pelan-pelan pula, aku mengatur irama jantungku yang mulai berdetak dengan irama paling tak beraturan.

Tuhan, bahkan sebelum sosok itu sampai saja, ribuan burung pelatuk dalam dadaku sudah sangat sibuk. sling memagut sampai hentakannya tak lagi berirama seperti yang otak ku perintahkan. aku menarik nafas pelan, memantrai hatiku sendiri, Jangan konyl, Hati, kau dan aku akan bersikap biasa-biasa saja hari ini. mari kita bekerja sama.

Kukeluarkan novel dari dalam tasku. sebenarnya ini bukan jenis novel yang biasa aku baca. namun saat itu, ia sempat menyebut kalau novel ini adalah salah satu favoritnya, jadi dengan segala cara kucari tahu tentang novel sekaligus penulisnya.

Namun, kali ini otakku tak bisa diperintah begitu saja, mungkin karena ribuan burung ribuan burung pelatuk didadaku yang tak juga mau diam. Hufft,  aku menghela napas lagi. selalu seperti ini. aku sudah memikirkan semua hal-hal yang bisa aku katakan didepannya nanti. Namun, begitu kakiku menginjak teritorial stasiun, semua hal itu menguap, berganti rasa tak karuan yang entah datang dari mana. Akhirnya, ku lupakan novel ditanganku. Aku membiarkan pikiranku kembali ke saat bertemu dengannya distasiun ini. untuk pertama kalinya.

Transisi




Sebuah wilayah tak bertuan, yang menghadirkan sejumlah kegalauan yang berulang. dalam pengulangan itu, terdapat kesempatan, peluang, pacuan, gelagar, angin sakal, berhimpun dalam kisah serba sejenak. mungkin inilah yang dikenal dalam ilmu-ilmu sosial  sebagai "wilayah kritis". sebuah wilayah yang sebenarnya merujuk kepada waktu, bukan ruang. namun ia hadir seakan me-ruang.

misalkan saja akil baligh, ialah sebuah masa kritis yang ditandai dengan sejumlah penanda fisikal dan perkembangan psikologisnya,
atau juga masa pertunangan, juga dikenal dengan masa kritis yang harus dilalui dengan cermat dan meniti tangga kehidupan dengan penuh duga.

Dalam masyarakat tradisi, masa-masa kritis ini selalu diisi dengan sejumlah upacara demi menjinakan serba yang tak genap, mengusir keganjilan yang berlangsung dalam kisah sejenak itu, namun berdampak panjang bagi kehidupan.
perpindahan masa kanak-kana menuju masa dewasa alias pancaroba. inilah masa gejolak, masa galau dan gelisah. dunia didepan para remaja diserbu dengan berbagai warna dan rona, alam sekeliling diserbuk oleh keharuman dengan puncak wangi tiada berhingga. angin, suara, cakrawala yang terhidang didepan mata seakan bergelombang, penuh pukau. dan eksplorasi seksualitas kian menjadi dimasa-masa ini. rasa ingin tahu tentang kehadiran lawan jenis dan tugas tugas biologis berlangsung dalam diam dan serba ekstrim. nah, ketika terjadi kesumbangan  dalam menjalani  masa-masa ini, bisa terpental kejurang nan sayup dan amat susah mengungkai kesayupan nan gelap itu.

Dan kita pun berada pada masa tranisi yang galau, yang penuh instrik dan memaparka diri  sebagai kaum yang tak dalam aturan main. lalu kisah itupun berlanjut dalam sejumlah ihwal.masa transisi inipun diisi dengan pakatan-pakatan serba kanak-kanakan. baru sebatas bermodal "selfie" dengan tokoh anu di gedung sana. lalu kita mengklaim bahwa kita telah masuk kedalam jajaran orang penting. dimasa-masa transisi ini  terkadang kita menjadi gila, namun kita tidak sadar bahwa kita gila, mereka yang tak menyadari kegilaan mereka, bisa dianggap tak waras. malah mereka yang sadar dengan kegilaan mereka seseungguhnyalah yang waras. anehnya lagi,.
 hahaha, sepertinya kita mengisi masa transisi tersebut dengan candaan dan lawakan yang tak berkesudahan.
namun tenang dan jangan khawatir, bahwa dimasa-masa bergejolak dan tak baik ini, senantiasa bisa melahirkan jiwa dan pemikiran serta pemimpin yang baik dan terbaik.layaknya Nabi Ibrahim, Musa, Nabi akhir Zaman Muhammad SAW, lahir dalam masa transisi yang tak baik. namun mereka adalah pemimpin terbaik.

Advertisement

Hijrah Hati menuju taqwa, menelusuri jejak sang idola, kecil dibina, remaja terjaga, muda bersahaja, keluarga bahagia, tua sejahtera, mati masuk surga,.. InsyaAllah

Popular